Ngulik Kreativitas Iklan Thailand

Article cover

Senin, 01 Desember 2025, 12:12

Penulis : Minvest

Edukasi

Iklan Thailand sudah lama dikenal sebagai “rajanya storytelling” di Asia. Mulai dari yang bikin ngakak, nyesek, sampai yang bikin mikir, semuanya dikemas dengan cara yang nggak biasa. Nggak heran, brand-brand Thailand sering viral di media sosial dan jadi rujukan kreator konten maupun marketer global.
Lalu… apa sih rahasia kekuatan iklan mereka?

1. Storytelling yang Nendang & Dekat dengan Kehidupan

Iklan Thailand hampir selalu dimulai dari cerita sederhana: keluarga, sahabat, masalah hidup, atau situasi sehari-hari.
Bedanya, mereka merangkai cerita itu jadi emosional dan relatable, sehingga penonton ngerasa “wah ini gue banget”.

Kenapa efektif?
Karena orang lebih mudah terhubung dengan cerita dibandingkan sekadar pesan penjualan.

2. Plot Twist yang Bikin Penonton Melek

Salah satu ciri paling khas: plot twist.
Awalnya dibikin serius… eh ujung-ujungnya lucu.
Atau sebaliknya, awalnya komedi… tapi di momen akhir jadi ngena banget.

Teknik ini bikin penonton:

  • betah nonton sampai akhir

  • susah nebak

  • otomatis share karena “nggak nyangka banget ending-nya”

3. Humor Absurd Tapi Tetap Masuk Akal

Kalau soal komedi, Thailand nggak main aman. Mereka sering pakai humor absurd, hiperbola, atau adegan “lebay” yang sengaja dilebihkan.
Tapi uniknya, ini justru membuat pesan iklan lebih mudah diingat.

Contoh: iklan sabun dengan adegan perang, atau iklan susu dengan karakter aneh tapi menggemaskan.
Kesannya absurd, tapi pesan akhirnya tetap kuat.

4. Emosi yang Dikelola dengan Cerdas

Iklan Thailand sering mengajak kita “roller coaster emosi”.
Dari lucu → sedih → terharu → ketawa lagi.
Perpaduan emosi ini bikin engagement naik karena penonton ngerasa tersentuh.

Emosi = memori.
Emosi = shareability.
Itulah kenapa iklan Thailand sering viral global.

5. Fokus pada Manusia, Bukan Produk

Berbeda dengan iklan yang terlalu hard selling, Thailand lebih fokus ke manusia sebagai pusat cerita. Produk baru muncul di akhir sebagai penyelesaian, bukan sebagai fokus utama.

Ini bikin iklan terasa:

  • natural

  • lebih mudah dipercaya

  • nggak “jualan banget”

Pendekatan ini cocok untuk era sosial media yang menolak iklan agresif.

6. Produksi yang Nggak Perlu Mewah, Tapi Sangat Bernyawa

Menariknya, sebagian iklan Thailand justru memakai lokasi sederhana dan aktor biasa.
Point-nya bukan kemewahan, tapi eksekusi cerita.

Pelajaran penting buat kreator dan brand:

“Nggak perlu alat mahal kalau idenya kuat.”

7. Insight Budaya Thailand yang Unik

Thailand punya budaya yang kaya dan penuh nilai sosial, terutama dalam keluarga, karma, dan persahabatan. Nilai-nilai ini masuk ke dalam iklan dan membuatnya punya “jiwa”.

Budaya yang kuat = pesan yang lebih universal.

Kesimpulan: Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Iklan Thailand mengajarkan bahwa kreativitas bukan soal budget besar, tapi soal keberanian bercerita. Untuk marketer, UMKM, atau kreator konten Indonesia, kita bisa tiru hal-hal berikut:

  • Buat cerita dekat dengan kehidupan penonton

  • Mainkan plot twist

  • Berani eksperimen humor

  • Sentuh emosi penonton

  • Produk jangan jadi fokus utama

  • Prioritaskan ide, bukan alat

Kalau formula ini dipakai, konten atau iklan kita berpotensi jauh lebih engaging dan memorable.

 

Artikel Terkait
Berikan Rating
Masukkan Komentar

Rating dan Komentar

muhammad fachmy

1/12/2025