Bos Kartel El Mencho Tewas, Negara Mexico Bergejolak

Article cover

Rabu, 25 Februari 2026, 17:47

Penulis : Minvest

Pinews - Pemerintah Meksiko mengonfirmasi kematian buronan kelas kakap Nemesio Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan nama El Mencho, dalam sebuah operasi militer di kawasan pegunungan Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, Minggu (22/2/2026) dini hari.

El Mencho selama bertahun-tahun dikenal sebagai pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu kartel paling ekspansif dan berpengaruh di Meksiko dalam satu dekade terakhir. Di bawah kepemimpinannya, kelompok ini memperluas wilayah operasi secara agresif serta terlibat dalam perdagangan kokain, methamphetamine, dan fentanyl.

Operasi Militer Berujung Baku Tembak

Operasi penangkapan disebut telah dirancang sejak Jumat (20/2/2026) setelah aparat melacak pergerakan salah satu orang dekat El Mencho. Informasi intelijen kemudian mengarah pada sebuah kabin di wilayah pegunungan Tapalpa, kota kecil yang dikenal sebagai destinasi wisata alam.

Minggu dini hari, pasukan khusus bergerak dengan dukungan enam helikopter, drone, dan pesawat kecil. Namun saat aparat mendekati lokasi, baku tembak tak terhindarkan. Pengawal CJNG dilaporkan menggunakan persenjataan berat, termasuk senapan laras panjang dan peluncur roket.

Salah satu helikopter militer terkena tembakan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat. Dalam kekacauan tersebut, El Mencho sempat mencoba melarikan diri ke area berhutan sebelum akhirnya ditemukan bersembunyi di semak belukar.

Ia dan dua pengawalnya mengalami luka parah akibat kontak senjata. Ketiganya dievakuasi menuju fasilitas medis di Guadalajara, namun meninggal dalam perjalanan. Otoritas kemudian memastikan identitas El Mencho melalui tes DNA untuk mengakhiri spekulasi yang sempat beredar.

Gelombang Kekerasan Meluas

Kematian figur sentral CJNG justru memicu aksi balasan besar-besaran. Dalam hitungan jam, laporan kekerasan muncul di sedikitnya 20 dari 32 negara bagian Meksiko.

Blokade jalan raya dengan kendaraan yang dibakar, serangan terhadap bank dan supermarket, serta bentrokan bersenjata dengan aparat terjadi di sejumlah kota, termasuk Guadalajara dan Puerto Vallarta.

Otoritas menyebut sedikitnya 62 orang tewas dalam operasi dan rangkaian kekerasan susulan, termasuk 25 anggota Garda Nasional.

Pemerintah Klaim Situasi Terkendali

Pada Senin (23/2/2026), Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan sebagian besar blokade telah dibersihkan dan aktivitas publik mulai dipulihkan. Pemerintah menyebut operasi ini sebagai pukulan besar terhadap struktur kepemimpinan kartel.

Meski demikian, sejumlah analis keamanan menilai tumbangnya satu figur utama tidak otomatis melemahkan jaringan kartel yang telah terbangun selama bertahun-tahun. Struktur CJNG yang tersebar dan memiliki komando regional berpotensi memicu perebutan kekuasaan internal maupun gelombang kekerasan lanjutan.

Kematian El Mencho menutup satu bab panjang perburuan buronan nomor satu Meksiko. Namun di saat yang sama, peristiwa ini membuka pertanyaan baru: apakah negara mampu meredam kekuatan kartel yang jauh lebih besar daripada sosok yang memimpinnya?

Berita Terbaru
Berikan Rating
Masukkan Komentar

Rating dan Komentar

muhammad fachmy

25/2/2026