
Jumat, 21 November 2025, 16:18
Penulis : Minvest
Pinews — Momen haru menyelimuti warga Jorong Sungai Sirah, Sumatera Barat, setelah seorang warga setempat akhirnya berhasil menemukan bunga langka Rafflesia hasseltii di tengah hutan hujan daerah tersebut. Penemuan ini menjadi sangat emosional karena warga tersebut mengaku sudah mencari keberadaan bunga raksasa itu selama 13 tahun.
Bunga Rafflesia hasseltii, yang dikenal sebagai salah satu spesies langka dari keluarga Rafflesiaceae, memang sulit ditemukan karena siklus hidupnya yang tidak menentu dan hanya muncul pada kondisi lingkungan tertentu. Oleh sebab itu, keberhasilannya ditemukan kembali di wilayah Sumbar menjadi kabar menggembirakan bagi peneliti, pecinta alam, dan masyarakat lokal.
Penemu bunga, seorang warga pecinta hutan yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa pencarian selama lebih dari satu dekade itu bukanlah hal mudah. Ia telah menyusuri jalur-jalur hutan, mendokumentasikan lokasi inang tumbuhan, hingga berkoordinasi dengan kelompok pecinta alam.
“Saya tidak menyangka akhirnya hari ini saya bisa melihatnya tumbuh di depan mata. Ini mimpi yang saya pegang selama 13 tahun,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Bunga yang ditemukan sudah mekar dengan diameter diperkirakan mencapai lebih dari 40 sentimeter. Kondisi bunga tampak segar, menandakan fase mekarnya baru terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut pengamat flora lokal, temuan ini menjadi bukti bahwa ekosistem hutan Sumatera Barat masih menyimpan kekayaan hayati yang perlu dilindungi. Rafflesia hasseltii sendiri masuk kategori flora dilindungi, dan populasinya terus menurun akibat tekanan lingkungan serta hilangnya habitat.
“Temuan seperti ini sangat penting untuk pembaruan data konservasi. Lokasinya wajib dijaga agar siklus bunga tetap berlanjut,” ujar salah satu peneliti konservasi yang turut memeriksa lokasi.
Pihak pemerintah nagari dan komunitas pecinta alam kini berkoordinasi untuk memasang tanda larangan perusakan serta membatasi kunjungan bebas agar bunga tetap terjaga. Warga juga diimbau melaporkan jika menemukan potensi habitat baru Rafflesia.
Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masih banyak potensi keanekaragaman hayati Indonesia yang menunggu untuk dijaga bersama. Upaya warga lokal dalam menemukan dan melindungi bunga langka ini menjadi contoh nyata bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau peneliti, tetapi juga masyarakat.