
Selasa, 14 April 2026, 16:06
Penulis : Minvest
Pinews โ Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan inovasi transportasi baru berupa taksi air (water taxi) di Bali sebagai solusi mengatasi kemacetan parah di kawasan wisata, khususnya jalur Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Canggu.
Program ini digagas oleh Kementerian Perhubungan dan diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya bisa mencapai 1โ2 jam menjadi hanya sekitar 30 menit melalui jalur laut.
Selama ini, kemacetan di Bali, terutama di wilayah Badung dan sekitarnya, menjadi salah satu tantangan utama sektor pariwisata. Kehadiran taksi air diharapkan menjadi alternatif nyata di tengah keterbatasan infrastruktur jalan.
Menteri Perhubungan menyebut, transportasi laut ini akan mengintegrasikan moda darat, laut, dan udara secara lebih efisien, sehingga mobilitas wisatawan maupun masyarakat lokal bisa meningkat.
Rute awal yang direncanakan akan menghubungkan kawasan sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan Pantai Berawa di Cangguโdua titik dengan mobilitas wisatawan yang sangat tinggi.
Jalur ini dipilih karena selama ini menjadi salah satu rute paling padat di Bali. Dengan taksi air, perjalanan yang biasanya memakan waktu hingga dua jam di darat bisa dipangkas drastis lewat laut.
Proyek ambisius ini diperkirakan membutuhkan investasi awal sekitar Rp1,21 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan pelabuhan, pengadaan kapal, hingga infrastruktur pendukung seperti sistem operasional dan fasilitas keselamatan laut.
Selain itu, pembangunan juga mencakup fasilitas penting seperti breakwater (penahan gelombang) guna memastikan keamanan operasional di perairan Bali.
Saat ini, proyek taksi air masih berada dalam tahap studi kelayakan dan penyusunan detail engineering design (DED). Pemerintah menargetkan:
Proyek ini akan dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry sebagai operator utama.
Tak hanya sebagai solusi kemacetan, taksi air juga menawarkan pengalaman perjalanan baru bagi wisatawan, dengan pemandangan laut Bali yang menjadi daya tarik tambahan.
Pengembangan ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun sistem transportasi terintegrasi di Bali, sekaligus menjaga daya saing pulau tersebut sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Meski menjanjikan, proyek ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan laut, hingga kepastian investasi dan operasional.
Namun, jika berjalan sesuai rencana, taksi air berpotensi menjadi game changer bagi transportasi di Baliโmengubah cara wisatawan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain dengan lebih cepat dan efisien.
muhammad fachmy
14/4/2026